Agent Casino – RASA BINGGUNG STONER ATAS PENOLAKAN HONDA

Bandar Judi Casino Online – Rider atau Pembalap Moto GP Standar International yang cukup di kenal bagi pecintanya yakni Stoner mengakuti merasa cukup Bingung & berkabung dengan rasa heran karana penolakan dirinya tepatnya Ditolak Honda untuk Gantikan Rider andalan Honda saat ini yakni Dani Pedrosa. Sepeti lansiran sebelumnya, untuk hal tersebut di landaskan atas suatu Keinginan Casey Stoner sendiri untuk dapat kembali ke lintasan balap MotoGP namun sempat menuai kegagalan setelah hasil & juga keputusan dari Honda mengumumkan menolak tawaran dirinya yang akan bertugas sebagai pengganti Dani Pedrosa yang cedera Untuk menyambung balapan pada musim ini sebagai pembukaan yang cukup di tunggu. Dalam hal tersebut adalah merupakan suatu keputusan yang membuat Stoner cukup bingung & heran seakan menyisakan banyak pertanyaan.

Casey Stoner

Casey Stoner

Rider yang sebaya dengan Dani Pedrosa yang menginjak 30 Tahun tersebut yang berasal daru Australia itu secara terbuka & percaya diri untuk menawarkan diri untuk mengisi posisi Pedrosa di awal musim 2015 ini sebagai pertandingan tunggal. Pada waktu tersebut, Pedrosa harus merelakan dirinya untuk melewatkan beberapa seri karena masalah arm-pumped yang dideritanya yakni cedera dari lengan yang cukup membengkak. Secara terus terang pula, Team Honda lebih memilih Rider asasl negerinya yakni Hiroshi Aoyama untuk membalap di Austin, Argentina, dan Jerez secara berturut-turut di 3 arena tersebut. Faknya lainnya adalah Casey Stoner telah berhasil menjadi pebalap penguji untuk Honda beberapa tahun silam sejak 2013 dan unggul dari segi kecepatan yang tak kalah dari Pedrosa dimana sudah di buktikannya ketikas masih aktif bermain Moto GP.

Bursa Taruhan Casino SBOBET Terpercaya

Sebagai mediasi pengungkapan perasaan bingungnya bercampur rasa kecewa Stoner pun mengungkapkan secara terbuka & terus terang menginformasian,”Saat itu aku sedikit bingung,” Imbuhnya di tujukan kepada Motosprint. “Kupikir aku berharga bagi Honda dan sudah menunjukkan hal itu. Ketika aku tiba, di 2011, aku langsung juara dunia dan Honda tidak terlalu bagus dalam beberapa tahun.” Walaupun di sisi lainnya sempat ada perbedaan pendapat seperti lansirannya “Aku merasa siap untuk Austin. (Wakil presiden Honda Shuhei Nakamoto) bilang kepadaku bahwa dia menyesal, tapi dia mengambil tanggung jawab karena mengambil keputusan yang berbeda.”

di tambah dengan cetusnya lagi di moment yang bersamaan dengan penolakannya, “Di momen itu, aku berpikir ada orang-orang yang sudah menekan dia supaya aku tidak membalap. Seseorang tidak ingin melihatku membalap lagi,”  di sampung dengan kalimat pengakhirannya yakni sebagai berikut,”Aku tahu aku punya kecepatan yang cukup untuk menggantikan (Pedrosa) setidaknya setara dengan dia. Selama tes di Sepang, pada Februari, aku melaju pada kecepatan yang cukup oke untuk bersaing dengan pebalap-pebalap terdepan. Terutama di kecepatan Dani, yang kemudian memenangi balapan itu di 2015.”